Pelantikan Rektor Unimuda Sorong Periode 2026–2030 (Suara ‘Aisyiyah.id)

Sorong, Suara ‘Aisyiyah — Universitas Pendidikan Muhammadiyah (Unimuda) Sorong, Papua melantik Rektor periode 2026–2030 dan mengukuhkan Badan Pembina Harian (BPH) di Gedung Unimuda Convention Center, Selasa (29/9/2026).

Prosesi tersebut menandai pergantian kepemimpinan sekaligus membuka arah baru pengembangan kampus melalui penguatan riset, transformasi digital, internasionalisasi, dan kolaborasi.

PP Muhammadiyah menetapkan Sirajudin sebagai Rektor Unimuda Sorong untuk masa jabatan 2026–2030 melalui SK PP Muhammadiyah Nomor 398/K/I.0/D/2026. Masa kepemimpinannya berlangsung mulai 1 Agustus 2026 hingga 31 Juli 2030.

Sirajudin menyampaikan, bahwa jabatan rektor membawa amanah besar untuk melanjutkan perjuangan dan mengembangkan Unimuda Sorong. Ia mengajak seluruh civitas akademika membangun kebersamaan, menghadirkan gagasan, serta bekerja dengan integritas dan ketulusan.

“Bagi saya pelantikan ini merupakan amanah, tanggung jawab, dan ikhtiar untuk melanjutkan cita-cita perjuangan Unimuda Sorong. Terlebih adalah cita-cita perjuangan Muhammadiyah yang sangat panjang yang dibangun oleh para pendahulu kita di tanah Papua ini,” ujar Sirajudin.

Ia juga menegaskan bahwa Unimuda Sorong harus mampu mengikuti perubahan yang berlangsung cepat, terutama perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan. Menurutnya, perguruan tinggi perlu mengambil peran dalam menghadapi perubahan, bukan sekadar menyaksikannya.

“Perguruan tinggi tidak boleh hanya sebagai penonton perubahan. Uni Muda harus menjadi bagian dari perubahan tersebut. Kita harus berinovasi, kita harus melakukan transformasi digital. Kita harus memperkuat budaya riset dan publikasi,” katanya.

Selain melantik rektor, kegiatan tersebut mengukuhkan Badan Pembina Harian (BPH) periode 2026–2030. PP Muhammadiyah menetapkan Rustamaji sebagai ketua sekaligus anggota, Manut Pratikno sebagai sekretaris sekaligus anggota, serta Andus Muhammad Sanmas sebagai bendahara sekaligus anggota. Abdurrahman Rahwarin dan Supriatna juga bergabung sebagai anggota.

Dorong Unimuda Perkuat Intenasionalisasi

Dalam arahannya, perwakilan Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah Andi Dwi Bayu Bawono menekankan pentingnya kerja sama antara pimpinan universitas, BPH, dan organisasi Muhammadiyah di daerah. Ia menyebut ketiga unsur tersebut sebagai kekuatan penting dalam menjaga arah pengembangan perguruan tinggi.

Andi juga mendorong Unimuda memperkuat internasionalisasi, meningkatkan jumlah guru besar, mengembangkan program studi, serta menyesuaikan kurikulum dengan perkembangan teknologi. Ia meminta kampus mengintegrasikan teknologi informasi dan kecerdasan buatan dalam proses pendidikan.

“Maka mari kita polakan kurikulum kita betul-betul berorientasi pada menjadikan alumni kita itu betul berdampak,” ujar Andi.

Perwakilan LLDIKTI Wilayah XIV Yogi Murwanto turut menyampaikan dukungan terhadap kepemimpinan baru Unimuda Sorong. Ia berharap, kepemimpinan baru mampu melanjutkan pengembangan akademik dan meningkatkan jumlah profesor di lingkungan kampus.

Sirajudin menempatkan kerja sama sebagai bagian penting dalam menjalankan kepemimpinannya. Ia mengajak seluruh unsur kampus menjaga amanah dan bergerak bersama untuk menghadapi tantangan pendidikan tinggi.

“Masa depan Unimuda Sorong ditentukan oleh seberapa kuat kita bekerja bersama,” tegasnya.

Melalui kepemimpinan periode 2026–2030, kampus akan menargetkan penguatan pendidikan, riset, pengabdian kepada masyarakat, jejaring nasional dan internasional, serta inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Sumber Informasi & Rujukan suara aisyiyah
Kunjungi Sumber Asli
Bagikan Berita Ini:
Topik Terkait: #Muhammadiyah#Warta Persyarikatan

Komentar & Diskusi Pembaca

Memuat tanggapan pembaca...