Baitul Arqam Tiga PCA di Brebes (Suara ‘Aisyiyah.id)

Brebes, Suara ‘Aisyiyah – Majelis Pembinaan Kader (MPK) bersama Majelis Tabligh dan Ketarjihan (MTK) Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Brebes, Jawa Tengah menggelar Baitul Arqam untuk tiga Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA).

Tiga PCA tersebut yakni PCA Tonjong, Paguyangan, dan Bantarkawung. Kegiatan berlangsung pada pada Jumat-Sabtu, (12-13/9/2026) di Gedung Dakwah Aisyiyah Tonjong.

Ketua Panitia, Gunarsih melaporkan, bahwa BA ini diikuti oleh 76 anggota Aisyiyah dari tiga cabang. Rincinannya yakni 34 anggota PCA Tonjong, 26 anggota PCA Paguyangan, dan 16 anggota dari Bantarkawung.

Dia juga menjabarkan tujuan Baitul Arqam adalah sebagai pengkaderan formal yang meliputi:

  1. Penguatan ideologi yakni untuk memperkuat pemahaman nilai – nilai Islam sesuai dengan paham Muhammadiyah
  2. Kualitas kepemimpinan yaitu mewujudkan pimpinan dan anggota yang memiliki integritas tinggi, wawasan luas, serta cara berfikir yang sejalan dengan misi organisasi
  3. Agilitas organisasi yaitu membentuk kader yang mampu beradaptasi dengan perubahan zaman dan era disrupsi tanpa keluar dari prinsip Islam
  4. Komitmen Amal Usaha yaitu memperkokoh komitmen dalam menjalankan dakwah serta amal usaha agar senantiasa berorientasi pada kemanfaatan umat.

Ketua PDA Brebes, Chunaesih menyampaikan pentingnya Baitul Arqam bagi warga Aisyiyah sampai ke akar rumput. Tujuannya untuk meningkatkan keilmuan dan pemahaman anggota menuju peningkatan kualitas organisasi ‘Aisyiyah yang berkemajuan. Ia juga menyampaikan materi tentang RPB (Risalah Perempuan Berkemajuan).

RPB sebagai Panduan Gerakan

Menurut Chunaesih, melalui Risalah Perempuan Berkemajuan, semua pihak dapat mengembangkan wawasan pemikiran. Karena RPB bisa menjadi panduan, arah, dan orientasi tindakan.

“Perempuan itu menjalankan perannya dalam kehidupan yang multi aspek. Maka perlu sikap wasathiyah (tengahan) untuk membangun kehidupan bersama, yakni kehidpuan yang baik atau hayatan thayibatan (kehidupan yang baik),” katanya.

Sementara itu, Ketua MPK PDA Brebes, Siti Hasanah tampil sebagai MOT. Dalam sambutannya, ia mengawali dengan membacakan fakta integritas selama mengikuti BA.

Siti Hasanah juga menyampaikan, bahwa program pengkaderan intensif, berfokus pada penguatan ideologi kemuhammadiyahan, keaisyiyahan dan kepemimpinan perempuan berkemajuan.

Selain kegiatan indoor, kegiatan di sepertiga malam juga menjadi daya tarik para peserta. Mereka antusias menjalankan salat malam dilanjutkan dengan kajian ayat-ayat thaharotul qulub. Para peserta dibagi menjadi 10 kelompok. Mereka mengulas ayat-ayat secara bergantian dipandu oleh Mukhayatun. Selanjutnya, Amalia Nuralita yang juga IOT mengulas fikih wanita.

Usai salat shubuh, kegiatan berlanjut dengan sesi outdoor dengan pemandu Suprihatin dan fasilitator. Mereka mengawali aktivitas dengan senam lansia bersama Yuni dari klinik Aisyiyah Muhammadiyah Tonjong.

Beberapa Peserta Raih Penghargaan

Selanjutnya, Eni Wihayati, Sekretaris Panitia BA menyampaikan materi ‘Kepemimpinan Perempuan Digital’. Ia menyampaikan, bahwa syarat mendapatkan sertifikat harus mengikuti kegiatan secara full dan membuat RTL (Rencana Tindak Lanjut).

Acara ditutup oleh Gunarsih Ketua II PDA Brebes. Ia berharap, ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama Baitul Arqam tidak berhenti di ruangan ini saja.

Gunarsih juga mengajak para peserta untuk mengamalkan nilai-nilai tersebut di lingkungan keluarga, maupun masyarakat luas. Hal ini sebagai wujud nyata kader yang amanah dan berkemajuan.

Usai pembacaan doa secara bersama-sama, berlanjut pada sesi pembagian hadiah. Berikut adalah nama-nama para penerima hadiah dengan beberapa kategori.

(Mukhayatun)-Nely

Sumber Informasi & Rujukan suara aisyiyah
Kunjungi Sumber Asli
Bagikan Berita Ini:
Topik Terkait: #Muhammadiyah#Warta Persyarikatan

Komentar & Diskusi Pembaca

Memuat tanggapan pembaca...