Ketua Umum PP ‘Aisyiyah, Salmah Orbayyinah saat memberikan sambutan dalam Wisuda Periode ke-27 Unisa Yogyakarta, Rabu (30/9/2026). (Sumber: YouTube UNISA Yogyakarta)

Yogyakarta, Suara ‘Aisyiyah – Ketua Umun Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah, menekankan pentingnya bekal ilmu pengetahuan, kemampuan berkomunikasi dan berkolaborasi, kepemimpinan, serta kekuatan spiritual bagi para lulusan Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta.

Hal tersebut ia sampaikan dalam sambutan Wisuda Periode ke-27 Unisa Yogyakarta di Convention Hall Masjid Walidah Dahlan, Rabu (30/9/2026).

Bayin —sapaan akrabnya, memberikan ucapan selamat kepada para wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikan dan meraih gelar kesarjanaan. Ia menyebut, wisuda sebagai momen penting setelah para mahasiswa menjalani proses perkuliahan selama kurang lebih empat tahun.

“Selamat kepada ananda semuanya atas wisudanya pada pagi hari ini. Tentunya ini merupakan sebuah momen yang sangat spesial karena kalian sudah menyelesaikan perkuliahan dalam kurun waktu 4 tahun,” ujarnya.

Dosen Farmasi di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) itu juga menjelaskan pentingnya pendidikan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Ia menyoroti kontribusi ‘Aisyiyah dalam bidang pendidikan yang telah berlangsung sejak sebelum Indonesia merdeka. Menurutnya, ‘Aisyiyah mulai menjalankan kontribusi tersebut melalui pendirian TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal pada 1919.

“Bahwa ‘Aisyiyah terus mengembangkan pendidikan sejak jenjang sekolah dasar, sekolah menengah, hingga perguruan tinggi. Unisa Yogyakarta adalah salah satu perguruan tinggi yang melanjutkan kontribusi ‘Aisyiyah dalam bidang pendidikan,” ungkapnya.

Unisa Yogyakarta telah Banyak Memberi Bekal Ilmu dan Kompetensi

Menurut Bayin, Unisa Yogyakarta tidak hanya membekali mahasiswa dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga kemampuan untuk berkolaborasi, berkomunikasi, dan memimpin di tengah masyarakat.

“Unisa Jogja sudah memberikan bekal kepada Anda semuanya untuk kehidupan setelah lulus nanti. Salah satunya adalah bekal untuk bisa berkolaborasi dan berkomunikasi dengan baik sekali,” katanya.

Selain kemampuan akademik dan keterampilan sosial, Bayin juga menekankan pentingnya kekuatan spiritual dalam kehidupan para lulusan. Ia menyebut mata kuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) sebagai salah satu pembelajaran yang mengajarkan nilai-nilai kebaikan sekaligus memperkuat keimanan mahasiswa.

Dia berharap, para lulusan dapat menerapkan ilmu yang mereka peroleh selama menempuh pendidikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia juga mengapresiasi jajaran Unisa Yogyakarta yang telah mendampingi mahasiswa selama proses pendidikan. Selain itu, ia menyampaikan terima kasih kepada orang tua dan wali yang terus memberikan dukungan kepada para wisudawan.

Menutup sambutannya, Bayin mengingatkan kepada para lulusan, bahwa ilmu tidak hanya berkaitan dengan kemampuan berpikir, tetapi juga perlu disertai nilai-nilai kebaikan.

Ia berharap, para wisudawan dapat membawa ilmu, semangat, kemampuan kepemimpinan, serta bekal spiritual dalam menjalani kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan di Unisa Yogyakarta. (Maulana Rendy)-Nely

Sumber Informasi & Rujukan suara aisyiyah
Kunjungi Sumber Asli
Bagikan Berita Ini:
Topik Terkait: #Muhammadiyah#Warta Ortom & Lembaga

Komentar & Diskusi Pembaca

Memuat tanggapan pembaca...