Pelatihan Public Speaking oleh MPK PDA Kudus (Suara ‘Aisyiyah.id)

Kudus, Suara ‘Aisyiyah – Majelis Pembinaan Kader (MPK) Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kudus, Jawa Tengah menggelar kegiatan penguatan kader dan pelatihan public speaking pada Ahad, (27/9/2026).

Kegiatan ini bertempat di SMK Muhammadiyah Kudus, Jalan Kudus–Jepara Km 3, Prambatan Lor, Kaliwungu, Kudus. Mengangkat tema “Dari Grogi Menjadi Glow Up”

Hadir sebanyak 106 peserta dari perwakilan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA), Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) se-Kabupaten Kudus, serta Pimpinan Daerah Nasyiatul ‘Aisyiyah (PDNA) Kudus.

Menariknya, pelatihan ini diselenggarakan tanpa memungut kontribusi dari peserta. Para peserta bahkan mendapatkan snack dan souvenir. Sejak awal hingga akhir kegiatan, antusiasme peserta terlihat tinggi dalam mengikuti setiap sesi.

Ketua PDA Kabupaten Kudus, Eni Alifah, dalam sambutannya menegaskan bahwa kemampuan berbicara merupakan salah satu modal penting bagi kader ‘Aisyiyah dalam menjalankan dakwah amar ma’ruf nahi munkar.

Menurutnya, berbicara di depan umum bukan sekadar mampu bersuara. Tetapi bagaimana seseorang mampu menyampaikan gagasan secara runtut, percaya diri, menyentuh hati, sekaligus menggerakkan orang lain menuju kebaikan.

“Dalam menjalankan peran dakwah, lisan dan kemampuan berbicara menjadi salah satu senjata utama kita. Public speaking merupakan seni menyampaikan gagasan secara terstruktur, penuh percaya diri, menyentuh hati, dan mampu menggerakkan orang lain menuju kebaikan,” pesannya.

Kegiatan menghadirkan Lintal Muna, Koordinator MPK Jawa Tengah, sebagai pemateri penguatan kader. Ia mengingatkan, bahwa kader ‘Aisyiyah perlu memiliki sikap tanggap, sigap, dan mau bekerja keras dalam mewujudkan gerakan ‘Aisyiyah yang berkemajuan.

Dari Grogi Jadi Glow Up

Sementara itu, pemateri public speaking adalah Dhini Rama Dhania, Dosen Universitas Muria Kudus. Dengan mengulas tema “Dari Grogi Menjadi Glow Up”, ia mengajak peserta mengenali sekaligus mengelola kecemasan saat berbicara di depan umum.

Ia mengulas materi secara bertahap, mulai dari tes kecemasan, persiapan materi, kesiapan mental, teknik menghadapi audiens, pentingnya penampilan, hingga praktik berbicara secara langsung.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga terlibat dalam latihan atau praktik, sehingga suasana menjadi hidup dan komunikatif.

Dari kegiatan tersebut, peserta diajak memahami bahwa kemampuan public speaking bukan semata-mata bakat bawaan. Keterampilan berbicara di depan umum merupakan kemampuan yang dapat dipelajari, dilatih, dan terus diasah.

Melalui pelatihan ini, MPK PDA Kabupaten Kudus berharap para kader semakin percaya diri menyampaikan gagasan, berdakwah, memimpin forum, serta berkomunikasi di tengah masyarakat.

Sebab kader berkemajuan bukan hanya memiliki gagasan baik, tetapi juga mampu menyampaikannya dengan cara yang baik, percaya diri, dan menggerakkan. (Nurmi Eliyati Arifah)-Nely

Sumber Informasi & Rujukan suara aisyiyah
Kunjungi Sumber Asli
Bagikan Berita Ini:
Topik Terkait: #Muhammadiyah#Warta Ortom & Lembaga

Komentar & Diskusi Pembaca

Memuat tanggapan pembaca...