Tasikmalaya, Juli 2026 – Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) kembali menorehkan prestasi dengan meraih Juara Harapan III pada ajang Kompetisi Kerja Sama Perguruan Tinggi Tingkat Jawa Barat Tahun 2026. Dalam kompetisi tersebut, UMTAS bersaing dengan 41 perguruan tinggi unggul se-Jawa Barat pada kategori Kerja Sama Pemerintah dan Swadaya Masyarakat.
Prestasi tersebut diraih melalui inovasi Bioflok Aquaponik Berbasis Internet of Things (IoT) yang mengangkat tema dampak dan keberlanjutan kerja sama sekaligus menunjukkan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi. Program tersebut dinilai mampu menghadirkan solusi berbasis teknologi yang tidak hanya mendukung pengembangan budidaya perikanan dan pertanian terpadu, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan mitra swadaya masyarakat.
Dalam sesi presentasi di hadapan dewan juri, UMTAS menjelaskan bahwa sistem bioflok aquaponik berbasis IoT memungkinkan pemantauan kualitas air secara real time sehingga mampu meningkatkan efisiensi budidaya ikan dan tanaman, menghemat penggunaan air, serta mendukung praktik pertanian dan perikanan yang berkelanjutan. Inovasi tersebut juga menjadi sarana edukasi dan pemberdayaan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan.
Selain memaparkan inovasi yang dikembangkan, tim UMTAS turut menjelaskan bahwa program tersebut merupakan implementasi nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui sinergi pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan penguatan kerja sama dengan pemerintah daerah. Melalui kolaborasi tersebut, hasil riset dan inovasi kampus diharapkan dapat memberikan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat.
BACA JUGA
Keikutsertaan UMTAS dalam kompetisi ini didukung oleh tim yang terdiri atas Ir. Muhammad Taufiq, M. Kom., dosen Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi (PTI) UMTAS yang berkontribusi dalam pengembangan teknologi Internet of Things pada sistem bioflok aquaponik. Tim juga diperkuat oleh Bdn. Sri Susilawati, SST., M. Keb., selaku Kepala Bagian Kerja Sama UMTAS yang mengoordinasikan pelaksanaan kemitraan dengan berbagai pihak, serta Lilis Lismayanti, M. Kep., Wakil Rektor I Bidang Akademik UMTAS yang memberikan dukungan dalam penguatan implementasi program sesuai dengan arah kebijakan akademik dan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Rektor UMTAS, Neni Nuraeni, M. Kep., Ns., Sp. Kep. Mat., menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah bekerja keras sehingga UMTAS berhasil meraih Juara Harapan III pada kompetisi tersebut. Menurutnya, capaian itu merupakan hasil sinergi dan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari Kantor Urusan Internasional (KUI), Bagian Kerja Sama, para dosen, hingga seluruh tim yang terlibat dalam pengembangan program.
Rektor juga berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus membangun kerja sama yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia menilai bahwa penghargaan merupakan anugerah yang patut disyukuri, namun yang lebih penting adalah memastikan kehadiran UMTAS senantiasa membawa manfaat melalui kerja sama yang produktif, inovasi yang berkelanjutan, serta pengabdian kepada masyarakat. Ia turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan berharap semangat kolaborasi tersebut terus terjaga demi menghadirkan keberkahan dan kemajuan bagi UMTAS serta masyarakat luas.
Keberhasilan meraih Juara Harapan III menjadi bukti bahwa komitmen UMTAS dalam membangun kerja sama yang berdampak telah memperoleh pengakuan di tingkat Jawa Barat. Melalui inovasi Bioflok Aquaponik berbasis IoT, UMTAS terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Masuk untuk Memberikan Tanggapan
Kolom diskusi dilindungi. Silakan masuk menggunakan akun Muhammadiyah ID Anda untuk menyampaikan aspirasi dan tanggapan secara santun & beretika.