Program Studi Kesejahteraan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), meluncurkan Center of Excellence (CoE) Kelas Profesional Pemberdayaan Masyarakat Batch IV Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di toko buku Togamas Dieng tersebut menjadi bagian dari upaya prodi memperkuat kompetensi mahasiswa melalui pembelajaran profesional yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
Peluncuran program dihadiri Wakil Rektor IV UMM, Salis Yuniardi, Direktur CoE, Dekan FISIP Fauzik Lendriyono, Ketua Program Studi Kesejahteraan Sosial Hutri Agustino, dosen, serta mahasiswa semester V yang menjadi peserta program.
Kehadiran pimpinan universitas, fakultas, dan program studi menunjukkan dukungan institusi terhadap pengembangan pembelajaran berbasis kompetensi dan peningkatan kualitas lulusan.
Wakil Rektor IV UMM, Salis Yuniardi, menyampaikan bahwa program CoE menjadi salah satu upaya strategis universitas untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih aplikatif dan profesional.
Ia berharap Kelas Profesional Pemberdayaan Masyarakat dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk menjadi lulusan yang kompeten, inovatif, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sosial.
Sejalan dengan itu, Dekan FISIP UMM, Fauzik Lendriyono, menekankan pentingnya pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga pengembangan keterampilan profesional dan kepekaan sosial mahasiswa.
Melalui program Batch IV ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami persoalan masyarakat secara menyeluruh, menggali potensi lokal, serta merancang pendekatan pemberdayaan yang partisipatif dan berkelanjutan.
Ketua Program Studi Kesejahteraan Sosial UMM, Hutri Agustino, menjelaskan bahwa kelas profesional menjadi salah satu upaya prodi untuk mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan praktik pemberdayaan masyarakat.
BACA JUGA
Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami konsep dan teori kesejahteraan sosial, tetapi juga perlu menguasai keterampilan praktis dalam mengidentifikasi masalah sosial, menggali potensi masyarakat, menyusun program pemberdayaan, dan mengembangkan intervensi sosial.
Kemampuan tersebut diharapkan membantu mahasiswa memahami dinamika persoalan sosial sekaligus merancang pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Pembelajaran dalam program ini juga diarahkan agar mahasiswa dapat menghubungkan perspektif akademik dengan persoalan yang dihadapi masyarakat di lapangan.
Bagi mahasiswa semester V yang mengikuti CoE Kelas Profesional Pemberdayaan Masyarakat Batch IV Tahun 2026, program ini menjadi kesempatan untuk memperdalam pengetahuan, meningkatkan keterampilan, dan memperoleh pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Selain kompetensi teknis, mahasiswa juga didorong mengembangkan kemampuan berkolaborasi dan kesiapan menghadapi tantangan dalam praktik pekerjaan sosial serta pemberdayaan masyarakat.
Melalui program tersebut, Prodi Kesejahteraan Sosial FISIP UMM berupaya menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan memiliki kepekaan terhadap persoalan sosial.
Lulusan diharapkan mampu berkontribusi secara profesional dalam berbagai bidang pemberdayaan masyarakat, pembangunan sosial, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Peluncuran CoE Kelas Profesional Pemberdayaan Masyarakat Batch IV Tahun 2026 menjadi bagian dari upaya UMM memperkuat hubungan antara pendidikan tinggi dan praktik profesional. Melalui pembelajaran yang aplikatif, mahasiswa diharapkan memiliki bekal yang lebih kuat untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Masuk untuk Memberikan Tanggapan
Kolom diskusi dilindungi. Silakan masuk menggunakan akun Muhammadiyah ID Anda untuk menyampaikan aspirasi dan tanggapan secara santun & beretika.