Hari Batik Nasional menjadi momentum bagi SMA Muhammadiyah 10 Surabaya (SMAMX) untuk memperkuat identitas sekolah melalui budaya Nusantara. Pada Jumat (2/10/2026), SMAMX resmi memperkenalkan batik seragam baru bagi seluruh siswanya.
\nBatik bernuansa abu-abu dan putih karya Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya itu diresmikan Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PDM Kota Surabaya, Dikky Shadqomullah, M. Hes.
\n\nBatik tersebut tidak hanya akan menjadi seragam siswa SMAMX, tetapi juga diproyeksikan digunakan secara serentak oleh siswa SMA dan SMK Muhammadiyah se-Kota Surabaya mulai tahun depan.
Kepala SMAMX Surabaya, Salim Bahrisy, mengatakan peluncuran batik baru pada Hari Batik Nasional memiliki makna tersendiri bagi sekolah.
\nMenurutnya, momentum tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah menanamkan kecintaan terhadap seni dan budaya Nusantara kepada generasi muda.
\n“Peringatan Hari Batik Nasional pada 2 Oktober ini menjadi momen bersejarah bagi SMAMX dengan diresmikannya batik baru karya PDM Kota Surabaya. Langkah ini adalah bagian nyata dari upaya merawat budaya bangsa sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap seni Nusantara,” ujar Salim seusai acara peluncuran.
\n
Bagi SMAMX, pengenalan batik baru tersebut sejalan dengan karakter sekolah sebagai sekolah keberbakatan dan passion school.
BACA JUGA
Sekolah tidak hanya memberikan ruang bagi siswa untuk belajar secara akademik, tetapi juga mendorong mereka mengembangkan potensi dan minat yang dimiliki, termasuk di bidang seni.
\nPengembangan potensi seni di SMAMX dilakukan melalui “Komunitas Potensi”. Wadah tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk mengenali, mengasah, sekaligus mengekspresikan bakat mereka di berbagai bidang seni, mulai musik, seni pertunjukan, hingga seni rupa.
\nSalim menilai pengenalan batik baru semakin memperkuat hubungan antara pengembangan potensi siswa dengan pelestarian budaya.
\n\nBatik tidak sekadar dikenakan sebagai bagian dari identitas sekolah, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kreativitas generasi muda tetap memiliki akar pada kekayaan budaya bangsa.
“Penguatan karakter berbasis seni dan budaya sudah menjadi bagian dari napas keseharian di SMAMX.
\nKehadiran batik baru ini tidak hanya memperelok penampilan fisik para siswa, tetapi juga memperkokoh kebanggaan mereka sebagai generasi muda yang berkarakter, berbudaya, dan siap menjaga warisan luhur bangsa,” kata Salim.***
\n\n
Masuk untuk Memberikan Tanggapan
Kolom diskusi dilindungi. Silakan masuk menggunakan akun Muhammadiyah ID Anda untuk menyampaikan aspirasi dan tanggapan secara santun & beretika.