SD Muhammadiyah 3 Ikrom (SD Ikrom) kembali menghadirkan pembelajaran inovatif.

Awal tahun ini ada pembelajaran berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) yang terimplementasikan pada pembelajaran Kokurikuler.

Dalam Permendikdasmen no 13 Tahun 2025 tentang pembelajaran kokurikuler yang memperkuat, memperdalam dan memperkaya intrakurikuler dan menjadi bagian wajib dari Kurikulum Merdeka. Dengan adanya itu SD Ikrom menghadirkan kokurikuler yang berbasis STEAM.

Latih Guru sebelum Siswa

Kepala SD Ikrom, Nur Suciati MPd, mengatakan bahwa sebelum proses pelaksanaan kokurikuler, seluruh guru pengajar dari kelas 1-6 telah mengikuti pelatihan. Di mana selain merancang dan juga praktek secara langsung membuat karya atau produk berbasis STEAM.

Selain itu, Suci juga menambahkan bahwa tujuan dari adanya kokurikuler berbasis STEAM ini. Antara lain menguatkan kompetensi akademik, mengembangkan karakter, menghubungkan teori dengan praktek nyata, memberi pengalaman belajar kontekstual dan bermakna.

Dalam proses pelaksanaan kokurikuler ini terbagi menjadi 3 jenis robot. kelas 1 dan 2 robot sederhana dengan tenaga angin, kelas 3 dan 4 robot getar dengan tenaga batrei, dan kelas 5 dan 6 robot pembersih dengan tenaga batrei.

Implementasi kokurikuler ini sudah berjalan selama dua bulan, dan pada kamis (01/10/26) kelas 3 sudah pada proses membuat.

Karena minggu sebelum-sebelumnya masih pada tahap pengenalan, membuat kelompok, dan membagi tugas membawa perlengkapan.

Pada jenjang kelas 3 ini ada terdiri dari 4 kelas dengan total 114 murid, dan setiap kelas sudah dibagi menjadi 8-10 kelompok kokurikuler. Seluruh murid membawa perlengkapan dan mengikuti langkah demi langkah dari pembuatan Robot Getar secara antusias.

“Wah us, ini spidolnya nempelnya benar gini tidak ya. Kok kayaknya ada yang tidak pas” celetuk Aldrick Iqbal El Zehfran murid kelas 3 Al Aziz

Iqbal juga menambahkan bahwa pembuatan robot ini susah susah gampang, bikin harus berfikir supaya benar tapi menyenangkan bisa bikin robot.

Kegiatan kokurikuler ini sejatinya akan berlangsung selama satu semester dan puncak dari kegiatan ini, akan ada presentasi dari setiap kelompok. Presentasi tersebut berisi proses, kendala, solusi dan sekaligus hasil dari pembuatan robot getar tersebut.

Dengan adanya muatan STEAM pada pembelajaran kokurikuler di SD Ikrom ini, harapannya dapat menunjang pembelajaran menyenangkan dan memberikan pengalaman yang berharga kepada seluruh murid.

Sumber Informasi & Rujukan PWMU.CO
Kunjungi Sumber Asli
Bagikan Berita Ini:
Topik Terkait: #Muhammadiyah#Berita Daerah

Komentar & Diskusi Pembaca

Memuat tanggapan pembaca...