SELONG — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Lombok Timur menjadi PDM pertama di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) SatuMu sebagai langkah konkret memperkuat tata kelola organisasi dan mempercepat transformasi digital Persyarikatan Muhammadiyah. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 14 Oktober 2026, di Aula ITSKes Muhammadiyah Selong.

Pelaksanaan Bimtek SatuMu ini menjadi wujud komitmen PDM Lombok Timur dalam mendorong tertib administrasi, meningkatkan kualitas pengelolaan data organisasi, serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital di seluruh tingkatan pimpinan Muhammadiyah.

Kegiatan ini diikuti oleh Ketua dan anggota PDM Lombok Timur, Ketua dan Sekretaris Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting, dan Pembinaan Masjid (LPCR-PM), serta Ketua dan Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kabupaten Lombok Timur. Turut hadir agen dan verifikator PCM serta Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), perwakilan Lazismu Lombok Timur, dan organisasi otonom Muhammadiyah tingkat daerah.

Dibuka Ketua PWM NTB, Tekankan Transformasi Digital

Kegiatan Bimtek SatuMu secara resmi dibuka oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) NTB, Dr. H. Falahuddin, M.Ag. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa Muhammadiyah harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, terutama dalam menghadapi era digital yang menuntut tata kelola organisasi semakin efektif, terintegrasi, dan berbasis data.

Ia menyampaikan bahwa digitalisasi merupakan bagian dari gerakan tajdid atau pembaruan Muhammadiyah. Melalui SatuMu, Persyarikatan diharapkan mampu membangun sistem administrasi dan pengelolaan informasi yang lebih tertib, akurat, dan mudah diakses sesuai kewenangan masing-masing.

Menurutnya, penerapan SatuMu tidak cukup hanya dengan menyediakan sistem digital, tetapi juga membutuhkan peningkatan kesadaran dan komitmen seluruh pimpinan untuk menggunakannya secara optimal.

Transformasi digital tersebut diharapkan menjadi bagian dari penguatan gerakan Muhammadiyah, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dan koordinasi organisasi dari tingkat wilayah hingga ranting.

PDM Lombok Timur Targetkan Aktivasi PCM 100 Persen

Sebagai PDM pertama di NTB yang melaksanakan Bimtek SatuMu, PDM Lombok Timur menegaskan komitmennya untuk mendorong aktivasi SatuMu di seluruh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) hingga mencapai 100 persen.

Komitmen tersebut menjadi salah satu sasaran utama kegiatan, sehingga pelaksanaan Bimtek tidak berhenti pada pemahaman teknis, tetapi ditindaklanjuti dengan aktivasi dan pemanfaatan sistem di tingkat cabang dan ranting.

Keterlibatan agen dan verifikator menjadi bagian penting dalam mencapai target tersebut. Mereka diharapkan mampu membantu proses aktivasi, memastikan ketepatan data, serta mendampingi pimpinan dalam mengoperasikan sistem SatuMu.

Melalui koordinasi antara PDM, PCM, PRM, LPCR-PM, dan unsur Persyarikatan lainnya, implementasi SatuMu diharapkan semakin merata dan berkelanjutan.

Adaptasi Digital untuk Ketepatan Data Persyarikatan

Dalam pemaparannya, Yusron Saudi, S.T., M.Pd., menekankan pentingnya kemampuan seluruh unsur Muhammadiyah untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.

“Kita harus mampu beradaptasi dengan dunia digital, sehingga data dan informasi Persyarikatan dapat tersaji secara tepat,” demikian inti pesan yang disampaikannya.

Menurutnya, adaptasi digital menjadi kebutuhan penting agar pengelolaan informasi organisasi dapat dilakukan secara lebih sistematis dan mendukung pengambilan keputusan yang tepat. Data yang akurat juga menjadi landasan bagi pimpinan dalam menyusun program kerja, melakukan evaluasi, serta memperkuat koordinasi antarstruktur organisasi.

Oleh karena itu, seluruh peserta Bimtek diharapkan tidak hanya memahami penggunaan SatuMu, tetapi juga memiliki komitmen untuk memperbarui dan menjaga validitas data organisasi secara berkelanjutan.

Menuju Organisasi Muhammadiyah yang Tertib

Sementara itu, Dr. Fathurrijal menekankan pentingnya penggunaan SatuMu sebagai salah satu upaya menuju organisasi Muhammadiyah yang tertib.

Tertib organisasi merupakan fondasi penting bagi keberlangsungan gerakan Persyarikatan. Hal tersebut mencakup ketertiban administrasi, kejelasan data, serta kesesuaian pengelolaan informasi dengan struktur dan kebutuhan organisasi.

Melalui digitalisasi, proses administrasi diharapkan semakin terarah, terdokumentasi, dan mudah dipantau. Dengan demikian, SatuMu dapat menjadi instrumen pendukung dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang lebih baik.

Perkuat Sinergi hingga Tingkat Cabang dan Ranting

Bimtek SatuMu PDM Lombok Timur diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi seluruh unsur Muhammadiyah dalam mewujudkan tata kelola organisasi berbasis digital.

Keberhasilan implementasi SatuMu tidak hanya ditentukan oleh kesiapan sistem, tetapi juga oleh partisipasi aktif pimpinan, agen, dan verifikator dalam memastikan data organisasi selalu akurat dan mutakhir.

Dengan komitmen menjadi PDM pertama di NTB yang menyelenggarakan Bimtek SatuMu serta target aktivasi PCM sebesar 100 persen, PDM Lombok Timur menunjukkan langkah nyata dalam mendorong transformasi digital Persyarikatan.

Upaya ini diharapkan menjadi inspirasi bagi PDM lainnya di NTB untuk mempercepat digitalisasi organisasi, memperkuat tertib administrasi, dan mewujudkan Muhammadiyah yang semakin profesional, adaptif, dan berkemajuan.

Naṣrun min Allāhi wa fatḥun qarīb.

Sumber Informasi & Rujukan PWM Nusa Tenggara Barat
Kunjungi Sumber Asli
Bagikan Berita Ini:

Komentar & Diskusi Pembaca

Memuat tanggapan pembaca...