Kwartir Wilayah Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (Kwarwil HW) Nusa Tenggara Barat (NTB) menghadiri Pembukaan Tanwir I Hizbul Wathan Tahun 2026 di Kota Metro, Lampung. Mengusung tema “Meneguhkan Kepanduan Berkemajuan”, kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan arah kaderisasi dan kepemimpinan kepanduan di tingkat nasional.
Delegasi Kwarwil HW NTB yang hadir dalam kegiatan tersebut terdiri atas Sekretaris Kwarwil Muhammad Ridho Prihatin, Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Amil, serta Bendahara Kwarwil Wiwin Ariati. Kehadiran delegasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan menyelaraskan program kerja wilayah dengan arah kebijakan Kwartir Pusat Hizbul Wathan.
Pembukaan Tanwir I HW 2026 turut dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., jajaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah, pimpinan Kwartir Pusat Hizbul Wathan, serta utusan Kwartir Wilayah Hizbul Wathan dari berbagai daerah di Indonesia.
Sekretaris Kwarwil HW NTB, Muhammad Ridho Prihatin, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam Tanwir I bukan sekadar memenuhi agenda organisasi, melainkan menjadi kesempatan untuk memahami arah kebijakan dan strategi pengembangan kepanduan Hizbul Wathan ke depan.
“Tema ‘Meneguhkan Kepanduan Berkemajuan’ sangat relevan dengan kebutuhan penguatan kaderisasi di daerah. Melalui Tanwir I ini, kami siap menyelaraskan program kerja wilayah, khususnya dalam penguatan pendidikan dan pelatihan serta tata kelola organisasi, agar pandu Hizbul Wathan di NTB semakin adaptif, berkemajuan, dan berakhlak mulia,” ujar Ridho.
BACA JUGA
Sementara itu, Ketua Bidang Diklat Kwarwil HW NTB, Amil, menegaskan pentingnya menindaklanjuti hasil dan rekomendasi Tanwir melalui peningkatan kapasitas pelatih dan pembina Hizbul Wathan. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kualitas pembinaan serta meningkatkan kompetensi kader kepanduan di Nusa Tenggara Barat.
Kehadiran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Abdul Mu’ti, juga menjadi bagian penting dalam memperkuat perhatian terhadap peran kepanduan dalam pendidikan karakter generasi muda. Hizbul Wathan memiliki peran strategis dalam membentuk kedisiplinan, kepemimpinan, akhlak, serta tanggung jawab sosial yang berlandaskan nilai-nilai Islam dan kebangsaan.
Tanwir I HW 2026 menjadi forum musyawarah strategis untuk membahas arah kebijakan organisasi dan pengembangan gerakan kepanduan. Melalui forum ini, Hizbul Wathan diharapkan semakin memperkuat kontribusinya dalam membentuk kader persyarikatan, umat, bangsa, dan negara.
Bagi Kwarwil HW NTB, partisipasi dalam Tanwir I menjadi pijakan untuk memperkuat kaderisasi, meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan, serta mengembangkan tata kelola organisasi yang lebih baik demi mewujudkan gerakan kepanduan yang berkemajuan.
Masuk untuk Memberikan Tanggapan
Kolom diskusi dilindungi. Silakan masuk menggunakan akun Muhammadiyah ID Anda untuk menyampaikan aspirasi dan tanggapan secara santun & beretika.