ums.ac.id, SURAKARTA – Dalam gathering Malibujari (Mahasiswa Lintas Budaya Luar Jawa dan Luar Negeri), Jumat (25/9/206) di Gedung Induk Siti Walidah, Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M. Hum. menyampaikan komitmen UMS untuk memberikan beasiswa kepada wisudawan.
Beasiswa tersebut akan diberikan kepada wisudawan yang melanjutkan studi magister dan doktoralnya di UMS. Anggaran beasiswa yang dipersiapkan UMS untuk seluruh jenjang mencapai Rp44 miliar.
“Yang diberikan beasiswa itu hanya yang sarjana, magister, dan doktor,” ujar Rektor dalam sambutannya.

Menariknya, dalam beberapa kasus khusus, UMS bahkan memberikan apresiasi biaya kuliah hingga 100 persen. Beasiswa khusus ini diberikan bagi keluarga yang menyekolahkan banyak anaknya di UMS.
“UMS memberikan apresiasi secara khusus yang putra-putrinya kuliah di UMS,” imbuhnya.

Salah satu penerima beasiswa untuk jenjang magister di UMS adalah Ade Irmanopaliza. Perempuan asal Pagar Alam, Sumatra Barat, ini mendapatkan beasiswa untuk studi Magister Pendidikan Matematika.
BACA JUGA
Saat mendengar pemaparan Rektor mengenai peluang beasiswa jenjang doktoral, Ade mengaku sangat berminat. “Kalau Allah mudahkan, saya sanggup dan siap berusaha lanjut ke jenjang berikutnya,” ujanya.
Rektor UMS menjelaskan, pemberian beasiswa tersebut menjadi bentuk dukungan kepada talenta unggulan UMS. Hadirnya talenta unggulan tersebut selaras dengan komitmen UMS yang senantiasa melakukan taawun.
Dengan falsafah ini, UMS berkomitmen menyalurkan lulusan program magister dan doktoralnya ke sejumlah Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di berbagai daerah di Indonesia.
“Hampir semua lulusan S2-S3 itu kami supply untuk jadi dosen di Aceh, Sumatra Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur sampai Papua,” tegasnya.
Rektor UMS menegaskan komitmen universitas untuk terus memperluas jejaring pengabdian dan penguatan institusi ke berbagai penjuru tanah air. Harun menekankan pentingnya bertumbuh secara kolektif.
“Filosofinya, UMS ingin lari jauh secara bersama-sama, bukan ingin lari cepat sendirian,” tandas Harun. (Gede/Humas)
Masuk untuk Memberikan Tanggapan
Kolom diskusi dilindungi. Silakan masuk menggunakan akun Muhammadiyah ID Anda untuk menyampaikan aspirasi dan tanggapan secara santun & beretika.