KUDUS — Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bersama Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Desa Prambatan Lor, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus pada Minggu (23/8/2026).
Diikuti oleh 27 peserta, kegiatan ini mengusung tema “Pelatihan Pembuatan dan Pemasaran Sabun Cuci Piring sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi dan Implementasi Pedoman Isi Piringku di Era Digital”.
Adapun tim PKM dari UMKU ini terdiri atas Taftazani Ghazi Pratama, S.Kom., M.Eng. sebagai ketua PKM dari program studi (Prodi) S1 Ilmu Komputer, M. Ridwanto, S.Gz., M.Gz. dari prodi S1 Gizi, serta apt. Fahrudin Arif, S.Farm., M.Farm. dari prodi S1 Farmasi.
Ketua tim PKM, Taftazani Ghazi Pratama,S.Kom., M.Eng menjelaskan, kegiatan dirancang dengan menggabungkan aspek kesehatan, keterampilan, dan teknologi.
Ia mengungkapkan, kegiatan diawali dengan edukasi mengenai Pedoman Isi Piringku oleh anggota tim kepada ibu-ibu PKK Desa Prambatan Lor.
Selanjutnya, peserta mendapatkan pemahaman tentang pentingnya pola makan sehat dan seimbang dalam kehidupan sehari-hari. Materi disampaikan secara sederhana dengan contoh yang dekat dengan aktivitas peserta.
“Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik pembuatan sabun cuci piring. Peserta terlibat langsung dalam proses pembuatan produk dan memperoleh keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha,” ungkap Taftani.
Selain praktik pembuatan produk, peserta juga mendapatkan pelatihan pemasaran digital dan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk membuat konten promosi.
Para ibu-ibu yang mengikuti kegiatan, diperkenalkan pada penggunaan AI sebagai alat bantu dalam membuat materi promosi produk.
BACA JUGA
Melalui praktik tersebut, peserta belajar membuat konten yang menarik untuk memperkenalkan produk sabun cuci piring kepada calon konsumen.
Taftani dan tim berharap, kegiatan yang mereka rancang dapat membantu ibu-ibu PKK di Desa Prambatan Lor Kudus dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pengembangan usaha.
“Kami ingin kegiatan ini tidak berhenti pada pelatihan pembuatan produk saja. Peserta juga kami bekali dengan pemahaman tentang Isi Piringku serta pemanfaatan AI untuk membuat konten promosi,” ungkap Taftani.
“Dengan demikian, produk yang dihasilkan diharapkan memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi usaha yang dapat meningkatkan ekonomi keluarga,” jelasnya melanjutkan.
Sementara itu, Ketua PKK Prambatan Lor, Ana Astuti, memberikan respons positif terhadap kegiatan yang digelar dosen-dosen UMKU tersebut.
Menurutnya, pelatihan itu memberikan banyak pengetahuan dan pengalaman baru bagi seluruh anggota PKK Desa Prambatan Lor.
“Kami tidak hanya belajar membuat sabun cuci piring, tetapi juga mendapatkan pemahaman tentang pentingnya menerapkan Pedoman Isi Piringku dalam kehidupan sehari-hari,” kata Ana.
“Selain itu, kami mendapatkan pengetahuan tentang pemasaran digital dan cara membuat konten promosi dengan bantuan AI,” ungkapnya.
Ia berharap, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dengan materi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Masuk untuk Memberikan Tanggapan
Kolom diskusi dilindungi. Silakan masuk menggunakan akun Muhammadiyah ID Anda untuk menyampaikan aspirasi dan tanggapan secara santun & beretika.