KUDUS — Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) sukses menyelenggarakan kegiatan “Pelatihan Literasi Risiko” yang berlangsung di ruang Serbaguna 1 UMKU pada Senin (5/10/2026).

Diikuti sejumlah dosen hingga tenaga kependidikan UMKU, kegiatan ini mengusung tema “Dari Menghitung yang Mungkin hingga Prediksi Stokastik”.

Adapun narasumber utama kegiatan ini adalah Guru Besar Matematika Fakultas Matematikan dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof. Khreshna Imaduddin Ahmad Syuhada, S.Si., M.Si., M.Sc.

Diketahui, Prof. Khreshna merupakan pakar Statistika dan Risiko Kuantitatif serta anggota Senat FMIPA ITB dan Forum Guru Besar ITB.

Kepakarannya meliputi Applied Probability, Stochastic Volatility Modelling, Risk Measure (VaR, QVaR, EVaR), Copula, serta manajemen risiko keuangan dan asuransi.

Orasi ilmiah Guru Besar Prof. Khreshna yang berjudul “Dari Risiko Acak Hingga Ukuran Risiko: Prediksi Stokastik untuk Risiko Keuangan dan Asuransi” menjadi landasan utama dalam pelatihan ini.

Dalam kegiatan tersebut, Prof. Khreshna menjelaskan tahapan penting dalam manajemen risiko kuantitatif.

Yakni tentang mendefinisikan risiko acak yang sesuai dengan fenomena kerugian, dan memprediksi risiko masa depan melalui ukuran risiko (risk measure).

Para peserta pun diajak memahami bahwa risiko bukanlah sesuatu yang harus dihindari, melainkan diukur, diprediksi, dan dikelola.

Foto bersama narasumber dengan jajaran pimpinan UMKU dalam kegiatan yang diselenggarakan pada Senin (5/10/2026).

Rektor UMKU, Dr. Edy Soesanto, S.Kp., M.Kes. mengungkapkan, Literasi Risiko merupakan kompetensi penting di era sekarang.

Palatihan ini dikatakan Rektor sangat penting bagi sivitas akademika UMKU. Tidak hanya relevan bagi bidang ekonomi dan keuangan, tetapi juga sangat krusial dalam bidang kesehatan, keperawatan, dan pengambilan keputusan berbasis data.

“Sivitas akademika sekarang tidak cukup hanya bisa menghitung data, tetapi harus mampu membaca risiko dibalik data tersebut,” kata Dr. Edy.

“Melalui Pelatihan Literasi Risiko ini, UMKU menghadirkan perspektif keilmuan terbaik nasional agar sivitas akademika unggul dalam analisis dan prediksi,” tegasnya.

Pelaksanaan pelatihan berjalan lancar sampai akhir. Para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan, terutama dalam sesi diskusi terkait penerapan model statistik dan prediksi risiko dalam riset kesehatan dan pengabdian masyarakat. (Humas UMKU/NR)

Sumber Informasi & Rujukan UMKU Kudus
Kunjungi Sumber Asli
Bagikan Berita Ini:

Komentar & Diskusi Pembaca

Memuat tanggapan pembaca...