SD Muhammadiyah 4 (Mudipat) Surabaya menyelenggarakan kegiatan Pemantapan Iman dan Keislaman (PIK) bagi siswa kelas 4 pada Jumat–Sabtu, 9–10 Oktober 2026. Berbeda dari kegiatan umum lainnya, PIK kali ini menyajikan serangkaian materi keislaman yang mendalam, aplikatif, serta pembiasaan ibadah berkesinambungan untuk membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia.

Kegiatan resmi dibuka oleh Ustadz Edy Susanto, M.Pd., serta dimeriahkan oleh penampilan para siswa petugas acara, seperti pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Sayeed (4C), sari tilawah oleh Rania (4A), serta prosesi penyematan peserta kepada Randika (4E) dan Aisyah (4F).

Memahami Syariat Lewat Wudhu dan Shalat

Sesi materi utama diawali dengan pembahasan mendalam mengenai Maqoshid Syariah: Relevansi Hifdzul Aql dengan Wudhu dan Shalat. Materi dibagi ke dalam dua kelompok agar pendampingan lebih optimal.
Peserta Putra didampingi oleh moderator Wahiddin, M.Pd. dengan pemateri Fimas Maulana Al Jufri, S.Psi., M.Pd.
Peserta Putri didampingi oleh moderator Kurniawati Laela Octiani, S.Pd. dengan pemateri Erfin Walida Rahmania, M.Pd.I.
Melalui materi ini, para siswa tidak hanya diajarkan tata cara wudhu dan shalat secara fikih, tetapi juga pemahaman tentang pentingnya menjaga akal dan kesucian diri dalam kehidupan sehari-hari. Pengetahuan tersebut langsung diterapkan secara nyata dalam sesi Praktik Wudhu dan Shalat.

Menjaga Kedisiplinan Beribadah dan Meneladani Islam Ramah

Tidak hanya aspek bersuci dan shalat, siswa juga dibekali materi kedua bertajuk Kiat Menjaga Keimanan dengan Disiplin dalam Beribadah. Pembekalan ini bertujuan membangun konsistensi (istiqamah) siswa dalam menjalankan ibadah harian.

Malam harinya, suasana semakin hangat dengan pemaparan materi ketiga yang mengusung tema Islam itu Ramah Bukan Marah. Dipandu oleh moderator Wahiddin, M.Pd. dan dipaparkan oleh pemateri Ferry Yudi Antonis Saputro, S.H., I., M.Pd., I.C.STMI.Gr., siswa diajak untuk memahami hakikat ajaran Islam yang penuh kasih sayang, santun, dan menolak kekerasan atau prasangka buruk dalam berinteraksi sesama teman maupun masyarakat.

Pembiasaan Ibadah Malam dan Baksos

Selain penguatan teori dan pemahaman, rangkaian PIK diisi dengan aksi nyata dan pembiasaan ibadah:
Kepedulian Sosial: Para siswa diajak berbagi melalui sesi Games & Baksos (Bakti Sosial) untuk menumbuhkan empati.
Pembiasaan Ibadah Berjamaah & Mandiri: Siswa menjalankan shalat fardhu berjamaah, mendengarkan kulsum (kuliah tujuh menit), hingga melaksanakan Shalat Malam (Tahajud) dan Shalat Shubuh berjamaah pada Sabtu dini hari.

Rangkaian kegiatan PIK kelas 4 SD Mudipat ditutup pada Sabtu pagi dengan penutupan resmi yang dibawakan oleh MC siswa Maulidya Rere (4G) dan (4H), sebelum seluruh peserta kembali ke rumah masing-masing dengan membawa nilai-nilai keislaman yang lebih mantap. (Wildan/Mul)

Sumber Informasi & Rujukan SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat)
Kunjungi Sumber Asli
Bagikan Berita Ini:

Komentar & Diskusi Pembaca

Memuat tanggapan pembaca...