MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA) diminta tidak berpuas diri dengan capaian prestasi yang saat ini sudah diraih.

Hal itu disampaikan Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Irwan Akib pada Senin (12/10) dalam Kick Off Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di Kampus Utama UAD.

“Saya selalu mengatakan kalau keunggulan itu atau mutu itu tidak pernah selesai, kita tidak boleh mengatakan kita sudah berada di puncak. Karena kalau sudah di puncak pada saatnya nanti akan turun,” katanya.

Irwan memandang, berbenah untuk meraih keunggulan itu niscaya untuk terus dilakukan. Jangan sampai grafik prestasi atau mutu sebuah kampus Muhammadiyah menunjukkan trend menurun, itu berbahaya.

Oleh karena itu, dia meminta dukungan dari semua pihak untuk merawat grafik prestasi dan mutu kampus Muhammadiyah, lebih-lebih UAD. Sebab prestasi yang diraih tidak bisa dilakukan secara sepihak.

Keberadaan kampus Muhammadiyah, sambungnya, tidak boleh dibiarkan berdiri sendiri. Sebab ini menjadi satu kesatuan dalam ekosistem pendidikan Muhammadiyah, maka perlu kiranya melibatkan sekolah Muhammadiyah.

Sementara itu, terkait dengan penerimaan mahasiswa baru, Irwan Akib berpesan supaya UAD dan kampus Muhammadiyah lainnya menjalin komunikasi intensif dan membangun jaringan yang baik di berbagai daerah bahkan lintas negara.

Pada kesempatan yang sama, Rektor UAD, Muchlas MT menjelaskan, UAD saat ini terus berbenah dan mengkontektualisasikan diri sehingga sesuai dengan kebutuhan dan perubahan zaman.

Selain itu, UAD juga menjadi salah satu PTS terbaik di DI. Yogyakarta maupun se-Indonesia. Maka ini bisa menjadi pertimbangan penting bagi calon mahasiswa untuk memilih kampus sebagai tempat labuhan pendidikan tingginya.

Sumber Informasi & Rujukan muhammadiyah.or.id
Kunjungi Sumber Asli
Bagikan Berita Ini:

Komentar & Diskusi Pembaca

Memuat tanggapan pembaca...