ums.ac.id, SURAKARTA – Upaya menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sejak usia dini terus dilakukan melalui dosen dan tendik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Pengabdian Masyarakat Berbasis Pengembangan Persyarikatan Muhammadiyah (P2M): Dosen–Tendik Berkontribusi dalam program “Gerakan Sekolah Ceria: Cerdas Sains, Sehat, dan Peduli Lingkungan”.
Kegiatan edukasi kesehatan dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Gedongan, Colomadu, Karanganyar, dengan peserta didik kelas 2A.
Kegiatan ini dimotori oleh Anisa Dewi Rahayu, S.Si., dan Nindy Samira Rahmi, S.Si., sebagai anggota, dengan didampingi dosen Farmasi apt. Wahyu Utami, M.Si., Ph.D. Kegiatan ini juga melibatkan 13 mahasiswa Farmasi UMS dari Program Studi S1, S2, dan S3 Farmasi UMS.
Anisa Dewi Rahayu sebagai ketua kegiatan menjelaskan bahwa agenda ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran peserta didik mengenai pentingnya kebersihan.
“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran peserta didik mengenai pentingnya membiasakan perilaku mencuci tangan dengan benar sebagai salah satu upaya menjaga kesehatan dan mencegah penyebaran penyakit,” jelasnya, Minggu, (11/10/2026).
Ia menambahkan bahwa edukasi kali ini dikemas dalam metode yang menarik dengan menerapkan ilmu sains melalui eksperimen sabun dan glitter.
BACA JUGA
“Edukasi kami kemas dalam metode yang menarik dengan menerapkan ilmu sains melalui eksperimen sabun dan glitter. Glitter digunakan sebagai ilustrasi sederhana untuk menggambarkan bagaimana mikroorganisme dapat berpindah melalui kontak tangan,” tambahnya.
Melalui eksperimen tersebut, peserta didik dapat mengamati secara langsung perbedaan kondisi tangan sebelum dan setelah menggunakan sabun. Peserta didik juga terlibat secara aktif dalam kegiatan demonstrasi sehingga materi mengenai kebersihan tangan tidak hanya disampaikan secara teoritis, tetapi juga dipelajari melalui pengalaman langsung.
Anisa juga berharap agar kegiatan ini dapat mendukung terbentuknya kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini.
“Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung terbentuknya kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini, khususnya kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun dengan langkah yang benar,” pungkasnya.
Kegiatan yang telah dilaksanakan pada Rabu, (30/92026) itu menjadi salah satu bentuk kontribusi civitas academica dalam mendukung pendidikan kesehatan anak sekaligus memperkuat keterlibatan perguruan tinggi dengan sekolah dan masyarakat melalui kegiatan pengabdian yang edukatif dan aplikatif. (Adi/Humas)
Masuk untuk Memberikan Tanggapan
Kolom diskusi dilindungi. Silakan masuk menggunakan akun Muhammadiyah ID Anda untuk menyampaikan aspirasi dan tanggapan secara santun & beretika.