Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) yang sedang melaksanakan program magang di PT Swabina Gatra Gresik turut berpartisipasi dalam kegiatan safety talk bersama tenaga kerja kebersihan.
\nKegiatan tersebut berlangsung di area PT Semen Gresik, di belakang lokasi penggilingan semen, Jumat (2/10/2026) pagi.
\nSafety talk dilaksanakan sebelum pekerjaan dimulai. Seluruh peserta berbaris rapi di lokasi kegiatan. Kegiatan tersebut dilaksanakan empat kali dalam sebulan, tepatnya setiap Jumat pukul 07.00 WIB.
\nPengarahan singkat ini menjadi langkah untuk mengingatkan pekerja agar mengenali potensi bahaya di area kerja serta selalu menggunakan alat pelindung diri (APD) sesuai dengan jenis pekerjaan.
\nPara peserta tampak mengenakan helm, rompi keselamatan, dan sepatu bot. Sebagian peserta juga menggunakan masker.
\nKegiatan ini menjadi salah satu upaya perusahaan dalam menjaga keselamatan dan kesiagaan pekerja di lapangan sekaligus mengurangi potensi kecelakaan kerja, baik di area kerja maupun di jalan.
\nSafety talk diikuti 14 tenaga kerja kebersihan dan didampingi tim Health, Safety, and Environment (HSE).
BACA JUGA
Hariono, HSE PT Swabina Gatra sekaligus penanggung jawab pelaksana safety talk, menyampaikan harapan agar pekerja semakin disiplin menerapkan perilaku kerja yang aman.
\n“Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama. Gunakan APD sesuai dengan potensi bahaya di area kerja, seperti helm keselamatan, masker, sarung tangan, dan sepatu safety. Jangan mengabaikan penggunaan APD, karena keselamatan diri adalah prioritas utama. Bekerja dengan aman, pulang dengan selamat.”
\nKegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa Program Studi Kesmas UMG yang sedang magang di PT Swabina Gatra Gresik untuk terlibat langsung dalam upaya membangun budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan industri.
\n
Mahasiswa magang Kesmas UMG, Wanda Octavia Rachmawati dan Hikmah Nur Hidayah, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman untuk mempraktikkan ilmu K3 yang diperoleh selama perkuliahan, terutama dalam berkomunikasi dengan pekerja lapangan.
\n“Kegiatan safety talk ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya karena dapat menerapkan ilmu K3 yang telah dipelajari selama perkuliahan secara langsung di lapangan. Saya juga belajar bagaimana menyampaikan pesan keselamatan dengan cara yang mudah dipahami oleh pekerja, khususnya mengenai pentingnya penggunaan APD untuk menjaga keselamatan selama bekerja.”
\nKeikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan tersebut sejalan dengan upaya menerapkan ilmu perkuliahan di dunia industri. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, sehat, dan produktif.
\nMelalui kegiatan semacam ini, mahasiswa Program Studi Kesmas UMG berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam membangun budaya kerja yang aman serta meningkatkan kesadaran pekerja untuk selalu mengutamakan keselamatan.
\n\n
Masuk untuk Memberikan Tanggapan
Kolom diskusi dilindungi. Silakan masuk menggunakan akun Muhammadiyah ID Anda untuk menyampaikan aspirasi dan tanggapan secara santun & beretika.