SMP Muhammadiyah 9 Bojonegoro melaksanakan supervisi akademik semester ganjil tahun pelajaran 2026/2027 sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pembelajaran dan pengembangan profesionalisme guru.

\n

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara bertahap mulai Agustus hingga Oktober 2026 di lingkungan SMP Muhammadiyah 9 Bojonegoro. Seperti halnya hari ini, Kamis (1/10/2026), supervisi dilaksanakan untuk mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK).

\n

Supervisi akademik dilakukan oleh Kepala SMP Muhammadiyah 9 Bojonegoro, Ferry Yudha Pratama, S. Pd., M. Pd., Gr., dengan melibatkan para guru sebagai sasaran supervisi. Kegiatan ini bertujuan memberikan pendampingan sekaligus ruang refleksi bagi guru agar proses pembelajaran dapat terus berkembang sesuai dengan kebutuhan murid.

\n

Rangkaian kegiatan diawali dengan tahap praobservasi. Pada tahap ini, kepala sekolah berdiskusi bersama guru mengenai perencanaan pembelajaran, tujuan pembelajaran, strategi dan metode yang digunakan, karakteristik murid, serta hal-hal yang perlu menjadi perhatian selama proses pembelajaran.

\n

Tahap selanjutnya adalah observasi pembelajaran di kelas. Kepala sekolah mengamati secara langsung proses pembelajaran, mulai dari kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, hingga penutup. Beberapa aspek yang diperhatikan meliputi keterlibatan murid, pengelolaan kelas, penggunaan metode dan media pembelajaran, interaksi guru dan murid, serta pelaksanaan asesmen.

\n

Kualitas Pembelajaran

\n

Kepala SMP Muhammadiyah 9 Bojonegoro, Ferry Yudha Pratama, S. Pd., M. Pd., Gr., menyampaikan bahwa supervisi akademik diharapkan dapat menjadi sarana refleksi dan penguatan bagi guru dalam mengembangkan kualitas pembelajaran.

\n

“Kami berharap kegiatan supervisi akademik ini dapat menjadi sarana bagi guru untuk saling berbagi, melakukan refleksi, dan mengembangkan praktik pembelajaran yang sudah baik. Dengan demikian, pembelajaran dapat terus ditingkatkan agar semakin bermakna dan sesuai dengan kebutuhan murid,” ungkap Ferry.

\n

Setelah tahap observasi, kegiatan dilanjutkan dengan tahap pascaobservasi, yaitu refleksi dan pemberian umpan balik. Guru dan kepala sekolah bersama-sama mendiskusikan hasil pengamatan, mengapresiasi praktik baik yang telah dilakukan, serta mengidentifikasi hal-hal yang masih dapat dikembangkan.

\n

“Kami sangat mengapresiasi komitmen para guru dalam mengikuti seluruh rangkaian supervisi. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi guru dalam mengembangkan kompetensinya dan pada akhirnya memberikan pengalaman belajar yang lebih baik bagi murid,” tambahnya.

\n

Pelaksanaan supervisi akademik menjadi salah satu langkah sekolah dalam mendorong peningkatan mutu pembelajaran secara berkelanjutan. Dari proses yang berlangsung di kelas, lahir berbagai refleksi dan penguatan yang menjadi pijakan untuk menghadirkan perubahan positif serta pembelajaran yang semakin bermakna bagi murid. (*)

\n\n
Sumber Informasi & Rujukan PWMU.CO
Kunjungi Sumber Asli
Bagikan Berita Ini:
Topik Terkait: #Muhammadiyah#Media Afiliasi

Komentar & Diskusi Pembaca

Memuat tanggapan pembaca...